Harapan Keinginan Dan Cita Cita

1. Mengenai Cita- Cita Dan Karir.
Berbicara mengenai cita-cita setelah lulus kuliah sebenarnya saya memilih antara menjadi Hakim, Advokat, dan Notaris.
Harapan dan cita-cita ini muncul ketika saya kecil yang ingin mempunyai tujuan yaitu “Menegakan Keadilan” namun memang sulit. Itulah alasan saya masuk fakultas Hukum. Dan lainya juga antara ketiga cita-cita itu ketika saya mengetahui semuanya memanglah sulit, namun dibalik itu saya diharuskan berjuang lebih. Dan yang merekomendasikan adalah terutama Keluarga, teman dan sahabat. Mengapa demikian, karena teman teman sering berbicara seperti berikut “Ayolah dit masuk hukum aja kamu udah ada basic di speaking” “Ayolah dit keinginanmu bagus itu, apalagi buat memajukan negara tercinta ini” demikianlah kata teman teman saya. Memang disis lain saya berfikir juga karena ada istilah bahwasanya orang hukum itu adalah wakil tuhan, dari hal itulah yang bagi saya berat.
Namun bagaimanapun rintanganya saya mencoba untuk berusaha dan berjuang untuk mewujudkan cita cita dan harapan itu. Namun semantara ini saya lebih condong ke notaris. Mengapa demikian, karena dari istilah tadi yang disebutkan yang membuat saya takut, namun entah kedepanya cita cita saya berubah agau tidak, namun yang jelas adalah apapun yang terbaik buat saya semoga itu jawabanya.
2. Deskripsi mengenai Cita cita saya yaitu yang lebih condong kepada notaris.
Yang saya ketahui dan beberapa informasi yang saya dapat bahwasanya :

Tugas dan Fungsi Notaris & PPAT

Tugas Notaris
1. Membukukan surat-surat di bawah tangan dengan mendaftar dalam buku khusus (waarmerking).
2. Membuat kopi dari asli surat dibawa tangan berupa salinan yang memuat uraian sebagaimana ditulis dan digambarkan dalam surat yang bersangkutan.
3. Melakukan pengesahan kecocokan fotokopi dengan surat aslinya (legalisir).
4. Memberikan penyuluhan hukum sehubungan dengan pembuatan akta.
5. Membuat akta yang berhubungan dengan pertanahan.
6. Membuat akta risalah lelang.
7. Membetulkan kesalahan tulis dan/atau kesalahan ketik yang terdapat pada minuta akta yang telah di tanda tangan, dengan membuat berita acara (BA) dan memberikan catatan tentang hal tersebut padaminuta akta asli yang menyebutkan tanggal dan nomor BA pembetulan, dan salinan tersebut dikirimkan ke para pihak (pasal 51 UUJN).
Kewajiban Notaris menurut UUJN (pasal 16)
1. Bertindak jujur, seksama, mandiri, tidak berpihak dan menjaga kepentingan pihak yang terkait dalam perbuatan hukum;
2. Membuat akta dalam bentuk minuta akta dan menyimpannya sebagai bagian dari protokol Notaris, dan notaris menjamin kebenarannya; Notaris tidak wajib menyimpan minuta akta apabila akta dibuat dalam bentuk akta originali.
3. Mengeluarkan grosse akta, salinan akta dan kutipan akta berdasarkan minuta akta;
4. Wajib memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan dalam UUJN, kecuali ada alasan untuk menolaknya.
5. Yang dimaksud dengan alasan menolaknya adalah alasan:

* Yang membuat notaris berpihak,
* Yang membuat notaris mendapat keuntungan dari isi akta;
* Notaris memiliki hubungan darah dengan para pihak;
* Akta yang dimintakan para pihak melanggar asusila atau moral.

1. Merahasiakan segala suatu mengenai akta yang dibuatnya dan segala keterangan yang diperoleh guna pembuatan akta sesuai dengan sumpah \ jabatan.
2. Kewajiban merahasiakan yaitu merahasiakan segala suatu yang berhubungan dengan akta dan surat-surat lainnya adalah untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terkait.
3. Menjilid akta yang dibuatnya dalam 1 bulan menjadi 1 buku/bundel yang memuat tidak lebih dari 50 akta, dan jika jumlahnya lebih maka dapat dijilid dalam buku lainnya, mencatat jumlah minuta akta, bulan dan tahun pembuatannya pada sampul setiap buku;Hal ini dimaksudkan bahwa dokumen-dokumen resmi bersifat otentik tersebut memerlukan pengamanan baik terhadap aktanya sendiri maupun terhadap isinya untuk mencegah penyalahgunaan secara tidak bertanggung jawab.
4. Membuat daftar dan akta protes terhadap tidak dibayarnya atau tidak diterimanya surat berharga;
5. Membuat daftar akta yang berkenaan dengan wasiat menurut uraian waktu pembuatan akta setiap bulan dan mengirimkan daftar akta yang dimaksud atau daftar akta nihil ke Daftar Pusat Wasiat Departemen Hukum Dan HAM paling lambat tanggal 5 tiap bulannya dan melaporkan ke majelis pengawas daerah selambat-lambatnya tanggal 15 tiap bulannya;
6. Mencatat dalam repotrorium tanggal pengiriman daftar wasiat pada seiap akhir bulan;
7. Mempunyai cap/stempel yang memuat lambang negara republik indonesia dan pada ruang yang melingkarinya dituliskan nama, jabatan, dan tempat kedudukan yang bersangkutan;
8. Membacakan akta di hadapan pengahadap dengan dihadiri minimal 2 orang saksi dan ditanda tangani pada saat itu juga oleh para penghadap, notaris dan para saksi;
9. Menerima magang calon notaris;

Larangan jabatan notaris menurut UUJN (pasal 17)
Notaris dilarang:
1. Menjalankan jabatan di luar wilayah jabatannya;
2. Meninggalkan wilayah jabatannya lebih dari 7 hari kerja berturut-turut tanpa alasan yang sah;
3. Merangkap sebagai pegawai negeri;
4. Merangkap sebagai pejabat negara;
5. Merangkap sebagai advokat;
6. Merangkap jabatan sebagai pemimpin atau pegawai BUMN, BUMD, atau badan usaha swasta;
7. Merangkap sebagai pejabat pembuat akta tanah di luar wialayah jabatan notaris;
8. Menjadi notaris pengganti;
9. Melakukan profesi lain yang bertentangan dengan norma agam, kesusilaan atau kepatutan yang dapat mempengaruhi kehoramatan dan martabat jabatan notaris.

Notaris hanya berkedudukan di satu tempat di kota/kabupaten, dan memiliki kewenangan wilayah jabatan seluruh wilayah provinsi dari tempat kedudukannya. Notaris hanya memiliki 1 kantor, tidak boleh membuka cabang atau perwakilan dan tidak berwenang secara teratur menjalankan jabatan dari luar tempat kedudukannya, yang artinya seluruh pembuatan akta harus sebisa mungkin dlaksanakan di kantor Notaris kecuali pembuatan akta-akta tertentu. Notaris dapat membuat perserikatan perdata, dalam hal ini mendirikan kantor bersama notaris, dengan tetap memperhatikan kemadirian dan kenetralannya dalam menjalankan jabatan notaris.

Setiap Notaris ditempatkan di suatu daerah berdasarkan formasi notaris. Formasi notaris ditentukan oleh menteri Hukum dan HAM. dengan mempertimbangkan usul dari organisasi notaris.

Formasi Notaris ditentukan berdasarkan:
• Kegiatan dunia usaha;
• Jumlah penduduk;
• Rata-rata jumlah akta yang dibuat oleh dan/atau di hadapan Notaris setiap bulannya.

Sebagai pejabat umum, Notaris memiliki jam kerja yang tidak terbatas. Untuk itu notaris memiliki hak cuti. Ketentuan mengenai cuti notaris menurut UUJN (pasal 25-32):
1. Hak cuti bisa diambil setelah notaris menjalankan jabatannya secara efektif selam 2 tahun;
2. Selama cuti, notaris harus memilih notaris pengganti;
3. Cuti bisa diambil setiap tahun atau diambil sekaligus untuk beberapa tahun;
4. Setiap pengambilan cuti maksimal 5 tahun sudh termasuk perpanjangannya;
5. Selama masa jabatan notaris, jumlah waktu cuti paling lama ialah 12 tahun;
6. Permohonan cuti diajukan ke:

* Majelis pengawas daerah, untuk cuti tidak lebih dari 6 bulan;
* Majelis pengawas wilayah, untuk cuti 6 bulan sampai dengan 1 tahun;
* Majelis pengawas pusat, untuk cuti lebih dari 1 tahun.

1. Selain Notaris itu sendiri, dalam keadaan terdesak, suami/istri atau keluarga sedarah dalam garis lurus dari notaris dapat memohonkan permohonan cuti kepada majelis pengawas;
2. Apabila permohonan cuti diterima maka akan dikeluarkan sertifikat cuti yang dikeluarkan oleh pejabat yang ditunjuk;
3. Apabila permohonan cuti ditolak oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti, maka penolakan itu harus disertai oleh alasan penolakan;
4. Notaris yang cuti wajib menyerahkan protokol notaris ke notaris pengganti.

* Apabila pada saat cuti, Notaris meningal dunia, maka notaris yang menggantikannya menjalankan jabatannya. Suami/istri atau keluarga sedarah dalam garis lurus dari notaris wajib melaporkannya kepada majelis pengawas daerah dalam jangka waktu 7 hari kerja sejak notaris itu meninggal.

Notaris pengganti adalah orang yang diangkat sementara untuk menggantikan notaris yang sedang cuti, sakit, atau untuk sementara berhalangan menjalankan jabatannya sebagai notaris (UUJN pasal 1 angka 3). Syaratnya (UUJN pasal 33 angka 1):
1. WNI;
2. Cukup umur (27 tahun);
3. Berijazah sarjana hukum;
4. Telah berkerja sebagai karyawan kantor notaris paling sedikit 2 tahun berturut-turut.

Notaris pengganti habis masa kerjanya setelah masa cuti Notaris selesai.
Notaris pengganti khusus ialah seseorang yang diangkat sebagai notaris untuk menggantikan seorang Notaris, untuk membuat akta tertentu, karena di daerah kabupaten atau kota tidak ada notaris lain, sedangkan notaris yang menurut ketentuan UUJN tidak boleh membuat akta yang dimaksud (UUJN pasal 1 angka 4), syaratnya sama dengan notaris pengganti, yaitu:
1. WNI;
2. Cukup umur (27 tahun);
3. Berijazah sarjana hukum;
4. Telah berkerja sebagai karyawan kantor notaris paling sedikit 2 tahun berturut-turut
Berikut ada saya juga dapat dari info ppat yang didapat.
Dari itu memang terdapat hal berat namun disisi lain saya harus berjuang untuk mewujudkanya.
3. Mengenai hal itu telah saya tulis dibagian nomor 2. Mengapa karena menurut saya ketika ditanya fungsi larangan dan lainya bahkan persyaratanya juga ada. Semoga yang terbaik amiiin.
4. Berbicara kemampuan
Hal yang saya sulitkan adalah hitung menghitung dan mulai belajar memahami kebijakan. Mengapa? Karena ketika menjadi notaris selain harus pandai menghitung masalah warisan atau dan yang lainya namun kebijakan juga. Karena kebijakan itu sangatlah penting apalagi dihukum itu kenal yang namanya aturan lebih jelasnya mengenai perikatan. Jujur, saya adalah orang yang kurang dalam hitung menghitung, namun ketika berbicara kebijakan saya sedang mempelajari hal itu dengan masuk organisasi yang berada dikampus.
Aka tahap awal saya untuk memenuhi syarat tersebut adalah dari mulai masuk organisasi karena kit akan mengenal banyak orang dari iu kita akan memahami semuanya dan mulai berpikir mengenai kebijakan, dan hitung menghitung saya percaya istilah bisa karena biasa maka saya harus belajar. Dan selanjutnya adalah saya terus belajar dari mulai mata kuliah dan memahami semuanya, dan yang paling pertama adalah berdoa dan berusaha karena usaha yang kuat hasil insyallah tidak akan menghianati. Tidak banyak yang saya bisa tulis, karena ketika berbicara realita hal itu selalu berubah ubah mengikuti perkembangan, jaman sekarang ini sudah banyak orang yang berpikir kritis maka dari itu saya mempelajari hal tersebut dengan belajar menjadi seorang yang nasionalis. Dikarena kita sebagai anak hukum akan membela yang benar dan yang salah ya memang harus disalahkan.
Dari semuanya insyallah semoga saya di beri kekuatan dan kesabaran untuk berjuang sehingga memperoleh apa yang saya cita citakan. Amiiiin.

Advertisements

S-Planner Yang Pernah Saya Lakukan

Berikut adalah suatu tugaa manajemen dan kepemimpinan. Yang dimana tugas tersebut adalah diharuskam menulis S-Planner atau lebih tepatnya jadwal sehari hari. Dan dibawah ini adalah beberapa screenshot S-Planner saya, yang pernah dilakukan. 

  • *Note : Banyak hal buruknya, saya harap yang datang ke wordpress ini busa mengambil mana yang baik dan mana yang buruk 😊

SHAAAPPP-in aja semuanya 🖖